Restrukturisasi Organisasi Akan Segera Dilakukan
Batam, Nusantara1.com — Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Kepulauan Riau melakukan kegiatan sosial bagi-bagi kebutuhan pokok (sembako) kepada anggota menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam kesempatan itu, PBB Kepri merilis pernyataan dalam waktu dekat akan mengadakan restrukturisasi organisasi.
”Dalam rangka menyambut dan merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah, PBB Kepri menyalurkan sembako kepada ratusan anggota PBB di berbagai tempat, khususnya di Batam. Pengadaan sembako ini bekerja sama dengan Pembina PBB Kepri sekaligus Anggota DPR RI, Bapak Sturman Panjaitan. Dalam momen tersebut kami mengajak anggota agar selalu bersyukur,” kata Ketua PBB Provinsi Kepri, Lilis Panjaitan, kepada media ini beberapa waktu lalu.
Pembagian sembako dilaksanakan beberapa hari sebelum Idul Fitri 2026 di sejumlah tempat di sekretarian Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kota Batam. ”Kesempatan bagi sembako menjadi ajang bersilaturahmi dan mempererat hubungan antara anggota PBB se-Kota Batam, bahkan se-Kepri, karena banyak pengurus dari luar daerah juga terlibat.”
Menurut Lilis Panjaitan, pihaknya sekaligus melakukan sosialisasi persiapan restrukturisasi kepengurusan. Pasalnya, semua kepengurusan di tingkat Dewan Pimpinna Cabang (DPC) atau setingkat Kabupaten dan Kota se-Kepri, telah berakhir masa baktinya. ”Saya sebagai pimpinan meminta semua pengurus mempersiapkan diri untuk memilih dan dipilih dalam struktur kepemimpinan yang baru melalui Musyawarah Daerah atau Musda di Provinsi, serta Musyawarah Cabang atau Muscab di setiap Kabupaten dan Kota,” jelas Lilis Panjaitan.

Kepengurusan DPD PBB Kepri sedang melakukan persiapan Musda PBB Kepri yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Ada sejumlah figur yang akan muncul menjadi Ketua DPD PBB, yang nanti akan diseleksi secara demokratis oleh pengurus melalui Musda.
Hal yang sama terjadi di tingkat DPC yang sedang bersiap melakukan Muscab setelah mendapat SK Perpanjangan Pengurus atau Caretaker dari DPD hasil Musda PBB Kepri nanti. ”Banyak kader yang bepotensi untuk memimpin PBB sebagai organisasi kemasyarakatan yang siap mendukung pemerintah dalam membangun Kepri. Itu semua sangat positif agar pemuda Batak, di manapun, menunjukkan potensinya dalam membangun daerah di mana dia tinggal,” tegas Lilis.
Di saat yang sama Sekretaris DPD PBB, Jonathan Silalahi, menjelaskan pihaknya kini telah berkomunikasi dengan DPP PBB untuk mempersiapkan rangkaian Musda dan Muscab di Kepri dan kabupaten/kota. ”Penjaringan calon pimpinan di semua tingkatan akan dilaksanakan, sebagai kesempatan pemuda, khususnya suku bangsa Batak, berkarya di bidang organisasi dan kegiatan kemasyarakatan,” ujar Jonathan Silalahi.
Menyinggung peran wanita di dalam organisasi PBB, Ketua Srikandi PBB Kepri, Rosmawati, menyebut peran wanita dalam organisasi PBB di Kepri sangat signifikan. ”Kami sudah beberapa kali melakukan kunjungan ke Kabupaten dan Kota di Kepri, semua Srikandi (Wanita PBB) sangat aktif dalam setiap kegiatan. Salah satu bukti, adalah kegiatan berbagi sembako. Kegiatan ini tidak akan berjalan jika Srikandi tidak aktif,” katanya.
Rosmawati berharap dalam kepengurusan PBB yang akan datang, Srikandi akan mengambil banyak peran untuk memajukan organisasi PBB. ”Organisasi ini (PBB) adalah organisasi kekeluargaan yang memperhatikan keperluan-keperluan sosial di masyarakat. Peran serta wanita sangat besar dalam melihat serta memenuhi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
(Redaksi)

